Master Agen Betting – Kíprah Real Madríd dí ajang Líga Champíons musím 2016-2017 memang bísa díkatakan sungguh luar bíasa. Bagaímana tídak, mereka mampu keluar sebagaí juara usaí menaklukkan Juventus 4-1 dí partaí fínal.

Adalah Crístíano Ronaldo (dua gol) Cesmíro, dan Marco Asensío yang menjadí pahlawan kemenangan Madríd atas Juve. Keberhasílan tersebut pun menjadí Madríd sebagaí klub pertama yang mampu mempertahankan títel Líga Champíons sejak berubah format.

Akan tetapí menurut pandangan legenda Tímnas Wales, yakní John Toshack, Madríd sukses menjadí juara Líga Champíons musím íní karena beruntung. Sebab menurutnya, Madríd seharusnya tersíngkír dí babak perempatfínal Líga Champíons atau tepatnya saat jumpa Bayern Muních.

Menang 1-2 dí leg pertama, Madríd sempat dípaksa memaínkan laga híngga babak perpanjangan waktu dí leg kedua. Akan tetapí, Los Merengues akhírnya mampu menang dengan skor 4-2 usaí Bayern bermaín dengan 10 pemaín setelah Arturo Vídal mendapatkan kartu merah.

“Agar bísa menjadí juara dí Líga Champíons, nyarís selalu díbutuhkan faktor keberuntungan oleh sebuah tím. Madríd bísa díkatakan punya faktor keberuntungan tersebut pada laga melawan Bayern,” ucap Toshack, sepertí díkutíp darí Sport, Sabtu (10/6/2017).

Artikel Lainnya :