Emery Tulis Surat Perpisahan Usai Dipecat – Dalam surat yang memadai panjang berikut Unai Emery berharap penggemar untuk selalu menambahkan dukungannya kepada Arsenal. Ia termasuk berterimakasih Pasang Bola karena telah mendapat peluang melatih klub sekelas Arsenal.

Emery Tulis Surat Perpisahan Usai Dipecat

Kekalahan 1-2 dari Eintracht Frankfurt tempo hari menjadi pukulan telak bagi Arsenal. Sudah tujuh laga beruntun mereka gagal menggapai kemenangan atau yang terburuk sejak 1992 silam.

Manajemen selanjutnya menyita keputusan untuk memberhentikan Unai Emery dari jabatannya sebagai manajer.

Sebuah surat perpisahan dari Emery kemudian diunggah di laman formal Arsenal. Emery berharap penggemar selalu menambahkan bantuan penuh kepada klub. Dan ia termasuk berterima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perkerjaannya di sana.

“Sebuah kehormatan menjadi pelatih Arsenal. Kepada seluruh fans, saya inginkan berterima kasih dari hati yang terdalam karena telah mendukung saya paham dan merasakan kehebatan Arsenal,”

“Untuk seluruh yang mendukung kami dari penjuru dunia, seluruh yang datang ke Emirates, seluruh yang tunggu di dalam hujan dan dingin hanya untuk menyapa saya sehabis laga. Saya inginkan menyebutkan bahwa saya bekerja bersama semangat, komitmen dan usaha,”

“Saya tak memiliki permohonan tak sekedar menggapai hasil terbaik untuk kalian,”

“Saya termasuk inginkan mengirimkan pesan terima kasih kepada seluruh pekerja di Arsenal sehabis bagaimana mereka memperlakukan saya. Kehebatan Arsenal di dalam tiap tiap direktur, petinggi, pekerja, asisten, dan pekerja sukarela,”

“Khususnya, saya inginkan menyoroti Ivan Gazidis, yang menyambut saya di klub, dan Raul Sanllehi, Edu, dan Vinai Venkatesham atas respek, persahabatan, dan bantuan mereka. Hingga menit paling akhir saya diperlakukan bersama rasa hormat dan penuh kejujuran. Dan tentu saja, saya termasuk berterima kasih terhadap keluarga Kroenke atas keyakinan mereka,”

Lebih lanjut Emery berterimakasih karena telah mendapat banyak pengalaman bersama Arsenal di Premier League.

“Satu 1/2 th. yang penuh emosi, momen luar biasa dan sejumlah momen pahit, tetapi tak sehari pun terlewat untuk saya tanpa membayangkan betapa beruntungnya saya mampu bekerja untuk klub ini, bersama para pemain dan profesional dan juga mutu individu seperti mereka,”

“Mereka selalu menghormati seragam yang mereka pakai. Mereka layak mendapat bantuan dari kalian,”

“Saya telah memiliki banyak pengalaman di sepak bola, tetapi saya benar-benar nikmati dan studi banyak di Inggris, di Premier League, perihal respek untuk sesama profesional dan perihal kemurnian sepak bola,”