Jangan Harap City Banyak Bergerak di Bulan Januari – Permasalahan di lini pertahanan menyebabkan Manchester City berlangsung pincang musim ini. Banyak yang menilai mereka perlu mengatasinya pada jendela Agen Sbobet transfer Januari nanti.

Jangan Harap City Banyak Bergerak di Bulan Januari

Permasalahan di lini pertahanan dimulai ketika mantan kaptennya, Vincent Kompany, memastikan untuk tidak memperpanjang jaman abdinya di Etihad Stadium. Bek asal Belgia itu menentukan untuk melanjutkan kiprahnya dengan klub lamanya, Anderlecht.

Masalah besar kemudian terlihat ketika Aymeric Laporte mengalami cedera panjang. Ia disebut baru bakal lagi pada awal 2020 mendatang.

Pep Guardiola praktis cuma miliki Nicolas Otamendi sebagi bek paling fit usai John Stones mengalami kesulitan. Pep terhitung telah menyulap Fernandinho dan Rodri sebagai bek. Tetapi, pada selanjutnya mereka senantiasa perlu tambahan tenaga baru di sektor belakang.

Mantan pemain Manchester City, Paul Dickov, memandang jika pengakuan Pep yang menegaskan tak bakal banyak bergerak di bulan Januari kemungkinan besar benar adanya. Menurutnya City tak miliki pengalaman pada bursa tengah musim tersebut.

“Harapannya senantiasa Laporte bakal langsung kembali,” ujar Dickov kepada MEN Sport. “Koneski antara Laporte dan John Stones, kala mereka tampil pada musim tempo hari serta awal musim ini, mereka begitu mengagumkan kala bersama,” sambungnya.

“Jika kamu memandang lagi sejarah Manchester City, mereka lebih banyak tidak memperkuat diri pada bulan Januari. Ini bisa jadi jendela transfer yang cerdik, dan aku tidak terlalu percaya banyak hal bakal dilakukan oleh mereka,” lanjutnya.

Dickov terhitung menyebut jika ketertinggalan poin dari Liverpool kala ini tak perlu jadi kegalauan besar. Ia memandang jika dengan mutu tim yang ada, City masih kemungkinan mengejar ketertinggalannya layaknya musim lalu.

“Saya tak percaya itu [selisih poin dari Liverpool] bakal merubah mereka sekarang. Saya pikir apabila mereka tertinggal sembilan poin di bulan April atau Mei, barulah mereka bakal sedikit khawatir,” tambahnya.

“Anda bisa memandang mutu pelatihnya, mutu semua skuatnya, mereka telah menunjukkannya pada th. lalu, mereka tertinggal tujuh poin di bulan Februari dengan lebih sedikit pertandingan yang perlu dimainkan dan mereka berhasil memenangkan 13 atau 14 pertandingan,” tutupnya.