Son Heung-min, Si Ronaldo dari Asia – Son Heung-min menjelma sebagai sosok pemain penting tidak cuma bagi klub tetapi termasuk untuk timnas Korea Selatan. Namanya apalagi disandingkan dengan Taruhan Bola sosok mega bintang Cristiano Ronaldo.

Son Heung-min, Si Ronaldo dari Asia

Musim selanjutnya menjadi salah satu musim paling baik Son dengan menolong Tottenham Hotspur melaju hingga final Liga Champions. Musim ini ia tetap senantiasa menjadi andalan dengan bukti 10 gol dan sembilan assist berasal dari 24 penampilan pada musim 2019-20.

Son sendiri mengaku jikalau kerja kerasnya sepanjang ini terinspirasi berasal dari pemain idolanya yakni Cristiano Ronaldo. Ia menyaksikan jikalau CR7 konsisten berupaya melampaui batas maksimal.

“Saya memahami untuk menjadi seorang atlet profesional tidak sekadar mengandalkan talenta saja. Seperti idola saya, Cristiano Ronaldo, yang berlatih melebihi talenta yang dia miliki,” tutur Son Heung-min.

Dilansir berasal dari Ronaldo.com, Son punyai beberapa kemiripan dengan Ronaldo. Oleh karena itu tak terlalu berlebih jikalau menyebut Son sebagai Ronaldo berasal dari Asia. Ini tiga poin penting sebagai bukti:

1. Pemain Kunci Bagi Klub

Sejak musim selanjutnya Son menjadi salah satu kunci permainan Spurs. Ia bisa memberi umpan kepada Harry Kane atau pemecah kebuntuan tim waktu sang striker mengalami masalah.

Fakta selanjutnya pasti tak tidak sama dengan peran Ronaldo di Juventus atau klub lain yang pernah ia bela. Yang menjadi pembeda cuma raihan trofi di antara keduanya.

2. Pemain Krusial di Timnas

Keduanya menjadi kapten bagi timnas masing-masing. Bersama Portugal, Ronaldo berhasil memimpin tim raih gelar bergengsi termasuk trofi Piala Eropa pada 2016. Selain itu Ronaldo termasuk menjadi top skorer timnas Portugal waktu ini.

Situasi nyaris serupa termasuk dialami Son beberapa pemimpin timnas Korea Selatan. Ia berhasil mengantarkan negaranya sebagai kampiun pada ajang Asian Games.

3. Cetak Gol Fantastis

Son berhasil mencetak gol setelah lakukan solo run waktu Spurs menang 5-0 atas Burnley. Ia berhasil lewat total enam pemain Burnley, sebelum akan menceploskan bola ke gawang yang dijaga Nick Pope. Banyak yang kemudian menilai gol Son merupakan gol paling baik di dalam satu dekade terakhir.

Melihat gol solo run layaknya itu, pasti kami segera teringat dengan kiprah Ronaldo. Pemain 34 th. itu sering lakukan perihal yang serupa waktu tetap berseragam Manchester United.